Caritahu Yuk tentang IPOC



Bagi kalian yang baru pertama kali dengar atau generasi millenials yang ga terlalu sering baca berita atau artikel online mengenai perkembangan ekonomi Indonesia atau apapun tentang palm oil pasti ga paham #tunjuktangan yeayy.. Aku juga demikian awalnya. Baru tahu ketika dapat interview untuk jadi registrasi exhibition di sana Mei 2018 lalu.

Singkat cerita, palm oil atau minyak kelapa sawit sebenarnya suah ada di kehidupan kita sehari-hari, makanya ada yang namanya istilah 24 hours with palm oil. Kenapa begitu? Ya jelas dong, Your Life is Supported by Palm Oil gimana engga, dia tuh ada di.. pasta gigi kamu, ada di.. detergen, sampo, sabun, Koran dan Pakaian (Propylene Glycol), Margarin, snacks, coffee, bahkan buat kalian para wanita yang suka pakai kosmetik entah itu sunscreen, daycream, lipstic, foundation, lotion. Semua megandung palm oil. Nah loh. Keren kan. Udah ya penjelasan tending palm oil segini aja di sini.

Jadi, apa itu IPOC?
Konferensi kelapa sawit internasional atau yang lebih mudah disebut IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) merupakan konferensi minyak sawit terbesar dunia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) https://gapki.id/ . Konferensi ini mempertemukan para pelaku bisnis dalam rantai pasok minyak sawit dunia. Tidak hanya kelapa sawit aja yah guys, namun mereka yg bergerak di bidang otomotif, pupuk, dll yang masih berhubungan dengan kelapa sawit juga ikut serta loh. Jadi, di sini banyak banget perusahaan-perusahaan yang memegang peranan dalam produksi dan alokasi palm oil ini.

Apa sih yang ada di IPOC ini?

Nah, selain mempertemukan para pelaku bisnis dalam rantai pasok minyak sawit, IPOC juga biasanya membahas isu-isu berkait peningkatan produktivitas, kemitraan dengan petani, perencanaan pengembangan di masa depan, prediksi harga minyak sawit, dan topik yang paling keren menurutku sih mengenai Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang membahas tentang human world dalam pembangunan (kota, bisnis, sosial, lahan, masyarakat, dll) dengan prinsip keseimbangan ekonomi, teknologi, lingkungan, dan sosial tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi yang akan  datang.

Nah, gimana? Semoga kalian jadi tahu ya mengenai Palm Oil.

Referensi:

Comments